Kapolres Tangerang Kombes Pol. Dr. Raden Muhammad Jauhari, Kota Beri Tali Asih dan Alat Lukis untuk Anak Pemulung
Tangerang – Kisah seorang anak pemulung berbakat melukis di Ciledug, Kota Tangerang, yang viral di media sosial, mengetuk hati banyak orang. Salah satunya Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol. Dr. Raden Muhammad Jauhari, S.H., S.I.K., M.Si., yang langsung menginisiasi pemberian bantuan melalui jajaran Polsek Ciledug.
Selasa (24/2/2026) sore, jajaran Polres Metro Tangerang Kota melalui Kapolsek Ciledug mendatangi rumah sederhana Agista Saputri di Kampung Parung Serab, Jalan Raden Fatah, Kelurahan Sudimara Selatan, Kecamatan Ciledug.
Agista, putri kedua dari keluarga kurang mampu, sehari-hari membantu orang tuanya dengan memulung barang bekas. Namun di tengah keterbatasan, ia tetap setia menggambar menggunakan pensil dan kertas seadanya. Bakatnya yang luar biasa membuat kisahnya viral dan mengundang simpati publik.
Kapolsek Ciledug Kompol Susida Aswita, S.Sos., M.M., didampingi Bhabinkamtibmas setempat, menyerahkan bantuan berupa beras, sembako, mi instan, crayon, buku gambar, serta tali asih. Kegiatan tersebut juga dirangkai dengan buka puasa bersama keluarga kecil itu.
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol. Dr. Raden Muhammad Jauhari mengatakan bahwa bantuan ini merupakan wujud empati dan kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya anak-anak yang memiliki semangat dan bakat di tengah keterbatasan ekonomi.
“Kami tergerak melihat semangat Agista. Di tengah kondisi yang sulit, dia tetap punya mimpi dan terus menggambar. Ini yang harus kita dukung bersama. Polri hadir bukan hanya menjaga keamanan, tapi juga menumbuhkan harapan,” ujar Kombes Jauhari.
Ia berharap bantuan tersebut bisa menjadi penyemangat bagi Agista untuk terus mengasah bakatnya dan kembali bersekolah demi meraih cita-cita.
“Semoga ini bisa membantu meringankan beban keluarga dan menjadi motivasi agar Agista terus belajar, bersekolah, dan mengembangkan bakatnya. Anak-anak seperti ini adalah masa depan kita,” tambahnya.
Suasana haru terlihat saat bantuan diserahkan. Keluarga Agista menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kepedulian bisa hadir dari mana saja. Di balik seragam dan tugas menjaga keamanan, ada sentuhan kemanusiaan yang terus dijaga oleh Polres Metro Tangerang Kota demi memberi harapan bagi mereka yang membutuhkan.
Seperti Buah Simalakama, Polri Menjaga Keseimbangan di Tengah Sorotan
Satuan Polisi Lalu Lintas (Foto: Polri)
RRI.CO.ID, Jakarta – Ketua Dewan Pakar Partai NasDem, Peter F. Gontha, menyoroti pentingnya menjaga keseimbangan reputasi kepolisian dan opini publik. Ia menilai persepsi negatif masa lalu masih memengaruhi cara masyarakat melihat setiap insiden.
Menurutnya, kondisi ini menjadi buah simalakama bagi institusi kepolisian. Polisi dituntut tegas, namun berisiko dituding melanggar saat terjadi insiden.
Peter menegaskan, negara hukum tidak boleh berjalan berdasarkan emosi kolektif. Proses hukum harus bertumpu pada fakta dan pembuktian objektif.
Ia mengingatkan, bahaya pergeseran asas praduga tak bersalah terhadap aparat. Jika insiden langsung diasumsikan penganiayaan, aparat bisa ragu bertindak.
Keraguan aparat dapat melemahkan ketertiban umum di masyarakat. Kelompok pelanggar hukum berpotensi merasa semakin berani.
“Sebaliknya, jika tindakan aparat selalu dibenarkan, kepercayaan publik akan runtuh. Karena itu, keseimbangan menjadi kunci,” ujar Peter.
Ia juga menyoroti peran pers dalam membentuk persepsi publik. Media tidak boleh menghakimi sebelum proses hukum selesai.
Namun, media tetap harus kritis terhadap dugaan pelanggaran aparat. Pers tidak boleh menjadi corong pembenaran tanpa verifikasi.
Menurutnya, opini publik harus dibangun di atas informasi utuh. Asumsi dan potongan video tidak boleh menggiring kesimpulan.
Di sisi lain, kepolisian juga memikul tanggung jawab besar. Perbaikan reputasi harus diwujudkan melalui langkah konkret dan transparan.
“Transparansi investigasi dan evaluasi internal perlu dilakukan konsisten. Sanksi tegas harus diberikan jika anggota terbukti bersalah,” ujarnya.
Perlindungan juga penting bagi anggota yang bertindak sesuai prosedur. Objektivitas diperlukan agar hukum tidak digantikan persepsi.
Badan Narkotika Nasional MUSNAHKAN BARANG BUKTI NARKOTIKA 103 KILOGRAM DAN 990 MILILITER MDMB-4EN-PINACA
Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) menggelar pemusnahan barang bukti hasil tindak pidana narkotika di Lapangan Parkir BNN dan PT. Jasa Medivest, Karawang, Rabu (18/2) pada pukul 14.00 WIB. Barang bukti yang dimusnahkan 102.369,90 gram terdiri dari 100.531,70 gram sabu, 889 gram ganja. Kemudian, 990 mililiter cairan MDMB-4EN-PINACA dan 953,30 gram padatan
MDMB-4EN-PINACA.
Pemusnahan barang bukti ini merupakan hasil pengungkapan lima kasus tindak pidana narkotika dengan jumlah tersangka sebanyak 10 orang. Untuk barang bukti yang akan dimusnahkan, disisihkan 113,53 gram sabu, 15 gram ganja, 12,7 gram MDMB-4EN-PINACA dan 10 mililiter MDMB-4EN-PINACA guna kepentingan uji laboratorium di persidangan.
Dengan melakukan pemusnahan dan pengungkapan kasus peredaran gelap narkotika, ini merupakan tindakan serius BNN untuk menyelamatkan generasi penerus bangsa. Sadarilah bahwa kejahatan narkotika merupakan ancaman moral dan kemanusiaan, dimana dapat melemahkan sendi-sendi kehidupan dalam berbangsa dan bernegara.
Sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas dalam penegakan hukum narkotika pemusnahan barang bukti ini disaksikan oleh jajaran pejabat BNN, aparat penegak hukum, perwakilan kementerian/lembaga terkait, serta unsur masyarakat.
Kegiatan ini bukan hanya sekadar simbol, melainkan bagian dari strategi terpadu dalam Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) yang menekankan keselamatan masyarakat, perlindungan generasi muda, dan pemberdayaan komunitas.
Pemusnahan barang bukti menjadi pengingat bahwa setiap warga memiliki peran penting dalam perang melawan narkoba, melalui pencegahan, edukasi, maupun pelaporan kasus penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Untuk itu, BNN mengimbau seluruh lapisan masyarakat agar aktif berpartisipasi dalam upaya memerangi narkoba, dimulai dari menjaga lingkungan keluarga dan komunitas, mendukung program edukasi anti-narkotika, hingga melaporkan setiap indikasi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika melalui kanal resmi, seperti Call Center 184. Dengan keterlibatan aktif masyarakat, perang melawan narkoba akan lebih efektif, dan Indonesia Bersih Narkoba (Bersinar).
Berikut kronologis pengungkapan sembilan kasus tindak pidana narkotika dengan 10 orang tersangka:
LKN/0002
Tim BNN pada Selasa 13 Januari 2026 melakukan penangkapan terhadap seorang perempuan dengan inisial LA dan seorang laki-laki RP di sebuah kost permata di Cengkareng, Jakarta Barat. Didapatkan narkotika golongan I dan bentuk bukan tanaman jenis Methamphetamina (sabu) di dalam tujuh plastik klip bening dengan total berat 29,63 gram, sembilan plastik klip bening berisikan 61 butir MDMA (ekstasi) dengan total berat 34,21 gram dan plastik berisikan diduga narkotika golongan I. Selanjutnya kedua tersangka dan barang bukti di bawa ke kantor BNN di Cawang, untuk proses pemerinksaan lebih lanjut.
LKN/0004
Petugas BNN pada Sabtu 24 Januari 2026 melakukan penyelidikan di daerah Aceh Timur, sekira pukul 22.45 WIB, tim mencurigai sebuah mobil melintas di Jalan Raya Medan – Banda Aceh. Dilakukan pembuntutan, Ketika mobil tersebut berhenti di sebuah bengkel, tim gabungan langsung menggerebek dan menemukan lima karung goni yang ternyata berisi narkotika jenis sabu.
Ketika diinterogsi, si sopir berinisial MZ mengaku mendapatkan perintah dari IB yang selama perjalanan juga melakukan pemantauan selama dalam perjalanan. IB pun melarikan diri saat tim gabungan melakukan penggerebekan. Adapun sabu yang dibawa rencananya mau diambil oleh BS yang juga masuk dalam daftar pencarian orang.
LKN/0001-P2
Berdasarkan informasi dari masyarakat, sebuah rumah di Kawasan perumahan di Kota Tangerang, Banten memproduksi tembakau sintetis selama kurang lebih dua bulan. Pada Jumat 9 Januari 2026 dilakukan penangkapan tiga orang tersangka, AI, FR dan FH. Ditemukan narkotika jenis MDMB-4en-PINACA dalam bentuk tembakau sintetis, padatan cair dan cairan dalam gelar dan juga alat-alat produksi narkotika.
LKN/0001-NAR
Pada Kamis 15 Januari 2026, tim pemberantasan BNNP DKI Jakarta mendapatkan informasi dari masyarakat, bahwa akan terjadi peredaran gelap dan transaksi narkotika di wilayah teminal Bandara Soekarno-Hatta. Tim kemudian mengamankan seorang laki-laki berinisial MI, ditemukan tiga buah plastik klip bening berisi kristal warna putih diduga jenis sabu. Ia mengaku barang haram tersebut adalah miliknya yang diambil di Medan, Sumatera Utara.
LKN/0002-NAR
Pada Selasa 20 Januari 2026, tim pemberantasan dan intelijen BNNP DKI Jakarta mendapatkan informasi bahwa akan ada transaksi narkotika di sebuah terminal Bayangan Pasar Rebo, Jakarta Timur. Diamankan dua orang penumpang bus berinisial ME dan AP yang membawa sabu dengan berat 1.028,2 gram yang disimpan di sebuah goodie bag.
Dari hasil interogasi, barang haram tersebut akan diberikan kepada MI yang berada di Bekasi. Tim bergerak dan melakukan penggeledahan di kediamannya, lalu ditemukan catatan transaksi narkoba. Tersangka akhirnya dibawa ke kantor BNNP DKI Jakarta.
#warondrugsforhumanity
Polda Metro Jaya Berhasil Gagalkan Peredaran Ganja 18 Kg di Jakarta Barat
Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya berhasil menggagalkan peredaran ganja seberat 18 kg di Jakarta Barat, mengungkap jaringan narkoba berkat informasi masyarakat.
Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas narkoba. Mereka berhasil menggagalkan peredaran ganjadalam jumlah besar di wilayah Jakarta Barat. Penangkapan ini merupakan langkah tegas aparat dalam menjaga keamanan masyarakat dari bahaya narkotika.
Penangkapan ini bermula dari laporan masyarakat mengenai aktivitas mencurigakan di kawasan Duri Kepa, Kebon Jeruk. Informasi tersebut segera ditindaklanjuti oleh Unit II Subdit II Ditresnarkoba Polda Metro Jaya. Tim bergerak cepat untuk melakukan penyelidikan intensif di lokasi yang disebutkan.
Pada Kamis (19/2), sekitar pukul 19.30 WIB, polisi berhasil mengamankan seorang pria berinisial AG (39). Penangkapan dilakukan di area parkiran Alfamart, Jalan Kebon Raya II, Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Dari tangan tersangka, ditemukan barang bukti awal yang signifikan.
Penangkapan Tersangka dan Barang Bukti Awal
Saat penangkapan, petugas menemukan satu paket besar berisi 10 bungkus ganja dari AG. Berat ganja tersebut diperkirakan mencapai kurang lebih 10 kilogram. Barang bukti ini telah dikemas rapi, mengindikasikan kesiapan untuk diedarkan di pasaran.
Kompol Tri, Kanit II Subdit II Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, menjelaskan detail penemuan ini. Ia menegaskan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja keras tim di lapangan. Interogasi awal terhadap tersangka AG memberikan petunjuk penting.
Berdasarkan keterangan AG, polisi mendapatkan informasi bahwa tersangka masih menyimpan ganja di lokasi lain. Hal ini memicu tim untuk segera melakukan pengembangan kasus. Petugas tidak membuang waktu dan langsung bergerak menuju lokasi baru.
Pengembangan Kasus dan Total Ganja Disita
Tim kemudian melakukan pengembangan ke sebuah rumah kosong yang berlokasi di Jalan Tanjung Duren Utara. Sekitar pukul 20.50 WIB, Unit II Subdit II Ditresnarkoba Polda Metro Jaya berhasil menemukan barang bukti tambahan. Penemuan ini semakin memperkuat bukti keterlibatan tersangka.
Di lokasi kedua, polisi menyita satu karung berisi delapan paket ganja dengan berat sekitar delapan kilogram. Selain itu, ditemukan juga satu kotak kardus yang berisi ganja. Sejumlah alat pendukung seperti gunting, cutter, lakban, dan plastik bekas kemasan juga turut diamankan.
Kompol Tri menyampaikan bahwa total ganja yang berhasil diamankan dari tersangka AG mencapai 18 kilogram. Jumlah ini menunjukkan skala peredaran narkoba yang cukup besar. Tersangka beserta seluruh barang bukti kini telah dibawa ke Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho Ikuti Rapim TNI-Polri 2026 Bersama Presiden RI
JAKARTA – Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. menghadiri Rapat Pimpinan TNI-Polri Tahun 2026 yang digelar di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (09/02/2026). Kegiatan strategis ini dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia beserta jajaran Menteri Kabinet Merah Putih untuk menyelaraskan visi dan misi pengamanan nasional.
Kapolda Sumsel tiba di lokasi pada pukul 08.30 WIB untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan bersama Panglima TNI, Kapolri, serta para Kepala Staf Angkatan. Pertemuan ini merupakan agenda krusial dalam memperkuat koordinasi antara kepolisian dan militer, khususnya dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum masing-masing jajaran.
Kehadiran Kapolda Sumsel dalam forum ini menunjukkan komitmen penuh Polda Sumatera Selatan dalam mendukung kebijakan strategis pemerintah pusat. Fokus utama kegiatan mencakup penguatan penegakan hukum, pelayanan masyarakat, serta antisipasi terhadap berbagai potensi gangguan keamanan yang mungkin muncul sepanjang tahun 2026.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. memberikan keterangan resmi terkait partisipasi Kapolda Sumsel dalam agenda nasional tersebut. Beliau menegaskan bahwa arahan yang diterima dalam Rapim ini akan menjadi pedoman utama bagi jajaran di daerah.
Kehadiran bapak Kapolda Sumsel dalam Rapim TNI-Polri ini merupakan bentuk kesiapan dalam mengimplementasikan instruksi Presiden dan Kapolri di tingkat wilayah. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan sinergitas dengan TNI guna menjamin keamanan, ketertiban, dan pelayanan terbaik bagi seluruh masyarakat di Sumatera Selatan, ujar Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya.
Rangkaian kegiatan yang dimulai sejak pagi hari tersebut berjalan dengan khidmat dan berakhir pada pukul 13.38 WIB. Seluruh tahapan acara berlangsung dalam situasi yang aman dan tertib dengan tetap mengedepankan profesionalisme sesuai semangat kepolisian yang presisi.
Melalui hasil Rapim ini, Polda Sumatera Selatan diharapkan mampu lebih optimal dalam menjalankan fungsi perlindungan dan pengayoman. Penekanan pada aspek keamanan nasional menjadi modal utama dalam mendukung keberlanjutan pembangunan serta stabilitas ekonomi di wilayah Sumatera Selatan.(Amru)
Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho Ikuti Rapim TNI-Polri 2026 Bersama Presiden RI
JAKARTA – Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. menghadiri Rapat Pimpinan TNI-Polri Tahun 2026 yang digelar di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (09/02/2026). Kegiatan strategis ini dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia beserta jajaran Menteri Kabinet Merah Putih untuk menyelaraskan visi dan misi pengamanan nasional.
Kapolda Sumsel tiba di lokasi pada pukul 08.30 WIB untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan bersama Panglima TNI, Kapolri, serta para Kepala Staf Angkatan. Pertemuan ini merupakan agenda krusial dalam memperkuat koordinasi antara kepolisian dan militer, khususnya dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum masing-masing jajaran.
Kehadiran Kapolda Sumsel dalam forum ini menunjukkan komitmen penuh Polda Sumatera Selatan dalam mendukung kebijakan strategis pemerintah pusat. Fokus utama kegiatan mencakup penguatan penegakan hukum, pelayanan masyarakat, serta antisipasi terhadap berbagai potensi gangguan keamanan yang mungkin muncul sepanjang tahun 2026.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. memberikan keterangan resmi terkait partisipasi Kapolda Sumsel dalam agenda nasional tersebut. Beliau menegaskan bahwa arahan yang diterima dalam Rapim ini akan menjadi pedoman utama bagi jajaran di daerah.
Kehadiran bapak Kapolda Sumsel dalam Rapim TNI-Polri ini merupakan bentuk kesiapan dalam mengimplementasikan instruksi Presiden dan Kapolri di tingkat wilayah. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan sinergitas dengan TNI guna menjamin keamanan, ketertiban, dan pelayanan terbaik bagi seluruh masyarakat di Sumatera Selatan, ujar Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya.
Rangkaian kegiatan yang dimulai sejak pagi hari tersebut berjalan dengan khidmat dan berakhir pada pukul 13.38 WIB. Seluruh tahapan acara berlangsung dalam situasi yang aman dan tertib dengan tetap mengedepankan profesionalisme sesuai semangat kepolisian yang presisi.
Melalui hasil Rapim ini, Polda Sumatera Selatan diharapkan mampu lebih optimal dalam menjalankan fungsi perlindungan dan pengayoman. Penekanan pada aspek keamanan nasional menjadi modal utama dalam mendukung keberlanjutan pembangunan serta stabilitas ekonomi di wilayah Sumatera Selatan.(Amru)
Kapolri Terjunkan Satgas Pangan Jaga Stabilitas Harga Bapokting Saat Ramadan
bowo secara resmi membuka Rapat Pimpinan (Rapim) Polri Tahun 2026. (Dok Istimewa)
Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan atensi khusus terhadap stabilitas harga bahan pokok penting (bapokting) menjelang bulan suci Ramadan. Dia menginstruksikan Satgas Pangan Polri untuk segera bergerak melakukan intervensi guna mencegah lonjakan harga yang bisa membebani masyarakat.
“Kita menyadari bahwa di setiap mendekati bulan Ramadan, kecenderungannya ada potensi harga meningkat, sehingga kemudian itu juga menjadi pembahasan kami,” ujar Jenderal Sigit di sela-sela Rapim Polri 2026 di TMII, Jakarta Timur, Selasa (10/2/2026).
Sigit menegaskan Polri tidak ingin momentum Ramadan terganggu oleh adanya oknum yang mencoba memainkan harga atau menghambat distribusi. Ia meminta jajarannya memastikan ketersediaan sembilan bahan pokok (sembako) di pasar tetap aman dengan harga yang terjangkau.
Untuk mengawal kebijakan ini, Jenderal Sigit memerintahkan Satgas Pangan Polri untuk meningkatkan koordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait. Kolaborasi ini dilakukan untuk memetakan jalur distribusi dan titik-titik rawan terjadinya kelangkaan barang.
“Selama bulan Ramadan seoptimal mungkin kita jaga agar harga-harga, khususnya sembilan bahan pokok, bisa kita jaga. Ini juga menjadi pembahasan yang akan dilakukan oleh Polri, yang di dalamnya ada Satgas Pangan, dengan kementerian terkait,” tegasnya.
Selain fokus pada harga di pasar, Kapolri juga menyoroti pentingnya stabilitas ekonomi secara makro agar daya beli masyarakat tetap terjaga. Penanganan bapokting ini menjadi salah satu prioritas dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2026 yang dikawal penuh oleh korps Bhayangkara.
Pantauan di lokasi Rapim Polri 2026, sejumlah menteri seperti Menteri Pertanian dan Menko Bidang Pangan juga hadir memberikan paparan. Hal ini memperkuat sinyal bahwa pemerintah dan Polri akan berfokus pada penguatan ekosistem pangan nasional, terutama dalam menghadapi tantangan fluktuasi harga di hari besar keagamaan.
Irjen Pol Sandi Nugroho Resmi Pimpin Polda Sumsel, Perkuat Itegritas dan Keberlanjutan Program Strategis
Palembang — Wakapolda Sumatera Selatan Brigjen Pol Rony Samtana bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumsel menyambut kedatangan Kapolda Sumsel yang baru, Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Sabtu (7/2/2026) sore.
Penyambutan tersebut berlangsung penuh kehangatan dan menjadi momentum penting dalam menandai kehadiran pemimpin baru di lingkungan Polda Sumatera Selatan. Selain itu, kegiatan ini juga mencerminkan kuatnya sinergitas antar unsur pimpinan daerah dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Bumi Sriwijaya.
Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho tiba di Sumatera Selatan untuk mengemban amanah sebagai Kapolda Sumsel, menggantikan Irjen Pol Andi Rian R. Djajadi yang mendapat penugasan baru sebagai Wakalemdiklat Polri di Mabes Polri, Jakarta. Pergantian kepemimpinan tersebut diharapkan dapat membawa semangat baru dalam peningkatan pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
Setibanya di bandara, Kapolda Sumsel disambut langsung oleh Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rony Samtana yang kemudian mendampingi Kapolda dalam agenda perkenalan dengan unsur Forkopimda Sumsel serta para Pejabat Utama Polda Sumsel. Suasana penyambutan berlangsung hangat dan penuh keakraban sebagai bentuk dukungan terhadap kepemimpinan yang baru.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menyampaikan bahwa kegiatan penyambutan tersebut merupakan simbol sinergitas Forkopimda Sumsel dalam membangun dan menjaga keamanan di wilayah Sumatera Selatan.
“Penyambutan ini merupakan bentuk komitmen dan sinergitas Forkopimda Sumsel dalam membangun serta menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Sumsel,” ujarnya.
Ia menambahkan, kehadiran Kapolda Sumsel yang baru diharapkan semakin memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menghadapi berbagai tantangan kamtibmas di daerah, termasuk upaya pencegahan kejahatan, pemberantasan narkoba, serta peningkatan pelayanan publik.
Momentum penyambutan tersebut tidak hanya menjadi seremoni kedatangan pejabat baru, tetapi juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menciptakan situasi yang aman, kondusif, dan mendukung pembangunan di Provinsi Sumatera Selatan.
Dengan kepemimpinan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, Polda Sumsel diharapkan mampu terus meningkatkan kinerja institusi serta memperkuat kepercayaan masyarakat melalui pelayanan yang profesional, humanis, dan berintegritas.
Bila ada permasalahan dan butuh bantuan Polisi silahkan hubungi :
WAKAPOLDA DAN FORKOPIMDA SUMSEL SAMBUT KEDATANGAN KAPOLDA BARU IRJEN POL SANDI NUGROHO DI PALEMBANG
Palembang — Wakapolda Sumatera Selatan Brigjen Pol Rony Samtana bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumsel menyambut kedatangan Kapolda Sumsel yang baru, Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Sabtu (7/2/2026) sore.
Penyambutan tersebut berlangsung penuh kehangatan dan menjadi momentum penting dalam menandai kehadiran pemimpin baru di lingkungan Polda Sumatera Selatan. Selain itu, kegiatan ini juga mencerminkan kuatnya sinergitas antar unsur pimpinan daerah dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Bumi Sriwijaya.
Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho tiba di Sumatera Selatan untuk mengemban amanah sebagai Kapolda Sumsel, menggantikan Irjen Pol Andi Rian R. Djajadi yang mendapat penugasan baru sebagai Wakalemdiklat Polri di Mabes Polri, Jakarta. Pergantian kepemimpinan tersebut diharapkan dapat membawa semangat baru dalam peningkatan pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
Setibanya di bandara, Kapolda Sumsel disambut langsung oleh Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rony Samtana yang kemudian mendampingi Kapolda dalam agenda perkenalan dengan unsur Forkopimda Sumsel serta para Pejabat Utama Polda Sumsel. Suasana penyambutan berlangsung hangat dan penuh keakraban sebagai bentuk dukungan terhadap kepemimpinan yang baru.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menyampaikan bahwa kegiatan penyambutan tersebut merupakan simbol sinergitas Forkopimda Sumsel dalam membangun dan menjaga keamanan di wilayah Sumatera Selatan.
“Penyambutan ini merupakan bentuk komitmen dan sinergitas Forkopimda Sumsel dalam membangun serta menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Sumsel,” ujarnya.
Ia menambahkan, kehadiran Kapolda Sumsel yang baru diharapkan semakin memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menghadapi berbagai tantangan kamtibmas di daerah, termasuk upaya pencegahan kejahatan, pemberantasan narkoba, serta peningkatan pelayanan publik.
Momentum penyambutan tersebut tidak hanya menjadi seremoni kedatangan pejabat baru, tetapi juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menciptakan situasi yang aman, kondusif, dan mendukung pembangunan di Provinsi Sumatera Selatan.
Dengan kepemimpinan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, Polda Sumsel diharapkan mampu terus meningkatkan kinerja institusi serta memperkuat kepercayaan masyarakat melalui pelayanan yang profesional, humanis, dan berintegritas.
Bila ada permasalahan dan butuh bantuan Polisi silahkan hubungi :
WAKAPOLDA DAN FORKOPIMDA SUMSEL SAMBUT KEDATANGAN KAPOLDA BARU IRJEN POL SANDI NUGROHO DI PALEMBANG
Palembang — Wakapolda Sumatera Selatan Brigjen Pol Rony Samtana bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumsel menyambut kedatangan Kapolda Sumsel yang baru, Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Sabtu (7/2/2026) sore.
Penyambutan tersebut berlangsung penuh kehangatan dan menjadi momentum penting dalam menandai kehadiran pemimpin baru di lingkungan Polda Sumatera Selatan. Selain itu, kegiatan ini juga mencerminkan kuatnya sinergitas antar unsur pimpinan daerah dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Bumi Sriwijaya.
Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho tiba di Sumatera Selatan untuk mengemban amanah sebagai Kapolda Sumsel, menggantikan Irjen Pol Andi Rian R. Djajadi yang mendapat penugasan baru sebagai Wakalemdiklat Polri di Mabes Polri, Jakarta. Pergantian kepemimpinan tersebut diharapkan dapat membawa semangat baru dalam peningkatan pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
Setibanya di bandara, Kapolda Sumsel disambut langsung oleh Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rony Samtana yang kemudian mendampingi Kapolda dalam agenda perkenalan dengan unsur Forkopimda Sumsel serta para Pejabat Utama Polda Sumsel. Suasana penyambutan berlangsung hangat dan penuh keakraban sebagai bentuk dukungan terhadap kepemimpinan yang baru.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menyampaikan bahwa kegiatan penyambutan tersebut merupakan simbol sinergitas Forkopimda Sumsel dalam membangun dan menjaga keamanan di wilayah Sumatera Selatan.
“Penyambutan ini merupakan bentuk komitmen dan sinergitas Forkopimda Sumsel dalam membangun serta menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Sumsel,” ujarnya.
Ia menambahkan, kehadiran Kapolda Sumsel yang baru diharapkan semakin memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menghadapi berbagai tantangan kamtibmas di daerah, termasuk upaya pencegahan kejahatan, pemberantasan narkoba, serta peningkatan pelayanan publik.
Momentum penyambutan tersebut tidak hanya menjadi seremoni kedatangan pejabat baru, tetapi juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menciptakan situasi yang aman, kondusif, dan mendukung pembangunan di Provinsi Sumatera Selatan.
Dengan kepemimpinan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, Polda Sumsel diharapkan mampu terus meningkatkan kinerja institusi serta memperkuat kepercayaan masyarakat melalui pelayanan yang profesional, humanis, dan berintegritas.
Bila ada permasalahan dan butuh bantuan Polisi silahkan hubungi :